Menulis, antara Fakta Sejarah dan Kombinasi Fiksi – Part 3

Part 1  Part 2

Melanjutkan tulisan sebelumnya yang membahas tentang JIN. Ini menjadi salah satu postingan terpanjang yang aku kerjakan sejauh ini. Tau mungkin akan ada lagi. Oke, here we goes….

JIN season satu berakhir dengan cerita Minakata sensei dan Sakamoto Ryoma terjatuh dari tebing. Tubuh Sakamoto Ryoma tidak pernah ditemukan. Peristiwa ini membuat Minakata sensei membuat kesimpulan, bahwa pasien yang datang dengan luka di kepalanya adalah Sakamoto Ryoma yang terlempar ke masa depan dan tertukar dengannya. Diselamatkannya Nokaze dari kanker payudara dan menghilangnya foto Miki secara tiba-tiba membuat Minakata sensei merasa takdir telah berubah ditangannya. Cerita berakhir Minakata sensei tetap menjalani hidupnya di Edo sebagai seorang dokter yg mendirikan sebuah klinik kecil, dan kita bisa melihat Miki di masa depan bukanlah seorang dokter, melainkan seorang guru.

Setelah selesai dengan season satu, dengan menuai sukses, banyak pujian dan penghargaan, drama JIN melanjutkan dengan season dua. Ketakutan penggemar drama JIN season satu beralasan karena biasanya drama dengan season berlanjut hanya akan membuat kesan yang tertinggal pada saat season satu berakhir akan berkurang. Kebanyakan drama yang melanjutkan dengan season selanjutkan akan berakhir dengan buruk. Dimana tujuan utama dari cerita tidak tercapai, plot yang selalu berulang, directing yang terkesan lelah dan script yang tidak segar. Tapi tidak semua drama ber-season berakhir dengan buruk.

Untuk kategori drama Jepang, biasanya producer dan direktor hanya akan melakukan pembuatan episode special atau movie sekaligus. Saat mengetahui drama JIN dilanjutkan dengan season dua, ada perasaan terkejut, heran, senang dan takut. Tapi siapa yang tahu bagaimana cerita akan berkembang dan berakhir.

Di awali dengan episode pilot sepanjang nyaris dua jam berakhir dengan cepat, yang tidak membuat penonton berasa bosan atau ingin beranjak dari layar kaca.

Cerita masih berlanjut pada kehidupan Minakata sensei di jaman Edo. Petualangan Minakata sensei sebagai dokter moderen dan sebagai seorang manusia biasa semakin menegangkan dan seru. Penulis semakin percaya diri dan berani menggambarkan peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Jepang dan menampilkan tokoh-tokoh penting dalam Tokugawa shogunate, sekaligus menempatkan karakter Minakata sensei di dalamnya. Peran karakter Minakata sensei memberikan kesan kuat dan beralasan dalam setiap peristiwa sejarah penting di Jepang. Dan hal ini yang selalu menjadi pertanyaan Minakata sensei. “Untuk alasan apa aku di bawa kemari?”

Plot berjalan dengan penuh percaya diri, tidak ada adegan yang terkesan terlalu dipaksakan. Walaupun nampak tidak mungkin, penulis script dan director bisa memberikan penjelasan gamblang dan sesuai dengan logika. Seperti pada episode terakhir season dua ini.

Secara keseluruhan drama ini mendapat nilai sempurna menurut sudut pandangku. Ingin bukti? Nonton sendiri XDD

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s