Sehat itu nikmat yang luar biasa!

Alhamdulillah, kesehatan adalah salah satu nikmat yang sungguh luar biasa.

Mungkin sehat adalah salah satu nikmat Tuhan yang kadang kita abaikan. Termasuk aku. Kamu? Aku sungguh bersyukur karena beberapa tahun terakhir ini aku jarang sakit berat. Sedikit batuk atau pilek itu biasa, mungkin karena kecapean dan stress. Dengan sehat kita bisa melakukan banyak hal, bisa belajar dengan sungguh-sungguh, bekerja dengan maksimal, bergaul dengan baik, bersenang-senang tiada mengenal lelah, mengenal banyak hal baru, dan juga kita mampu bersyukur dengan penuh khidmat.

Kenapa aku menulis tentang sehat? Karena dulu aku termasuk orang yang gampang sekali sakit. Mungkin Tuhan sedang menguji dengan memberikan sakit. Dan aku menyakini orang yang bersabar dalam sakitnya akan dihapuskan dosa-dosanya. Keyakinan itulah yang membuatku bertahan dan bersemangat untuk bisa sembuh dan sehat.

Dari kecil sampai aku kuliah yang namanya batuk sudah jadi langganan tiap bulan, bisa ga terserang batuk selama 3 bulan saja itu sudah pencapaian paling keren. Di kota asalku, kami sekeluarga punya dokter langganan, namanya dokter Budi. Mungkin dr. Budi bosan melihatku bolak balik ke kliniknya. Komentarnya selalu sama “Kenapa lagi? Kambuh? Bandel sih…” Aku juga bosan, menegak butiran pil antibiotik. Tapi aku juga tidak bisa menolak, harus ku minum kalau aku mau sembuh.

Saat mulai bekerja, ternyata bukan semakin membaik, malah semakin memburuk. Nampaknya daya tahan tubuhku ini memang beneran rapuh. Hampir tiap bulan aku tidak pernah absen dari yang namanya bolak-balik rumah sakit. Dari masuk UGD berkali-kali, cek laboratorium untuk cek darah, urine, sampai kontrol tiap bulan.. Ratusan pil antibiotik juga harus ditelan. Aku benar-benar merasa meracuni diriku sendiri. Sudah tidak terhitung juga biasa berobatku sampai berapa juta.

Selain itu aku juga punya alergi yang mengejutkan, alergi coklat! Bayangkan saja, coklat yang begitu digemari jutaan orang karena rasanya yang manis dan membuat perasaan relax harus aku hindari. Karena setiap kali coklat masuk dalam tubuhku, otomatis aku harus dilarikan ke UGD karena sesak napas. Dokter memberiku beberapa kali terapi untuk meringankan alergi dengan suntikan. Tapi tentu saja alergi tidak bisa disembuhkan, hanya diringankan dan menjaga sebisa mungkin agar tubuh tetap fit.

Alhamdulillah, aku masih bisa melewati itu semua dengan keinginan buat sembuh. Saat merasakan sehat dan tidak menegak satu butir antibiotik adalah saat paling membahagiakan. Saat berjalan tanpa harus berhenti untuk istirahat karena napas pendek adalah saat paling menyenangkan. Saat jalan-jalan bareng temen-temen tanpa harus merasa kelelahan itu alhamdulillah banget.

Dokter menyatakan aku sembuh dari sakit, walau mungkin aku tidak bisa dikatakan sembuh dari alergi. Tetap saja aku harus tetap menjaga kondisi agar alergi tidak kambuh.

Jangan pernah menyia-nyiakan masa dimana kamu sehat untuk bisa terus berkarya. Jangan lupa bersyukur, karena manusia sering lupa, hanya ingat saat sakit kalau sehat adalah nikmat yang luar biasa. Hargai juga kesehatan, menjaga kesehatan adalah cara paling mudah untuk bersyukur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s