Yukihiro vs Yoshiki

Aku bukan pengamat musik, atau bakan bukan kritikus musik. Tapi sebagai penikmat musik aku bisalah dikatakan sedikit-sedikit membandingkan permainan artis yang satu dengan artis yang lain. Kata membandingkan sebenarnya kurang tepat karena masing-masing artis punya ciri, dan style bermain masing-masing. Style tidak bisa ditiru oleh orang lain, mungkin lebih kepada menginspirasi.

Karena aku suka band X Japan dan L’Arc~en~ciel, sedikit banyak aku memperhatikan cara personilnya dalam memainkan alat musik mereka dalam DVD Live Concert. Kali ini Yukihiro (L’Arc~en~ciel) dan Yoshiki (X-Japan) yang sama-sama memainkan drum. Disini aku ga akan membahas gimana teknik mereka bermain, mungkin hanya style mereka. Karena dua orang ini punya kemampuan yang luar biasa keren!

Yukihiro (L’Arc~en~ciel)

Yukihiro masuk menjadi anggota L’Arc sekitar tahun 1997, menggantikan Sakura yang hengkang karena masalah drug. Kunci permainan Yukihiro adalah pada style-nya dan kekuatan pada kakinya, bahkan kabarnya Yukihiro menggunakan double pedal. Yukihiro juga mampu memoles lagu-lagu yang diciptakannya dengan efek-efek komputer. Kalau sedang melakukan pertunjukan live, yang paling aku suka dari Yukihiro adalah penampilannya yang dingin, perhatiannya hanya tertuju pada perangkat drumnya. Permainan juga cepat. Matanya fokus dan walaupun kurus, otot tangan Yukihiro keren banget!

Yoshiki (X-Japan)

Yoshiki adalah pendiri group X-Japan. Kemapuannya adalah bermain drum dan piano. X-Japan sangat terkenal karena meraka adalah “bapak” nya musik rock Visual Kei. Aku sendiri kurang tau bagaimana bentuk dan seperti apa musik Visual Kei, karena aku sendiri mengenal X-Japan dari lagu-lagu slow mereka yang selalu membuat mata terpejam untuk menikmatinya.

Permainan drum Yoshiki berbeda dengan Yukihiro, Yoshiki lebih ekspresif dalam penampilannya, bahkan Yoshiki mampu memainkan dua set drum sekaligus. Tidak heran Yoshiki sangat terkenal di Eropa dan Amerika. Salah satu ciri khas Yoshiki saat performance adalah tampih dengan half naked, kadang belari kesana kemari di atas stage. Beralih dari drum dengan musik yang keras ke piano dengan musik yang lembut. Kemampuan musikalnya benar-benar luar biasa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s