Teraso nian Palembang nyo~

Akhir Mei, aku sempet ke Palembang. Ada pekerjaan yang perlu diselesaikan  di sana. Sebenernya ga pengen ikutan karena sudah kebayang gimana ribet dan pusingnya mengurus pekerjaan di luar kota. Itu belum soal pertanggungjawabannya setelah pekerjaan selesai.

But, akhir kata aku harus tetep pergi ke Palembang! Akhirnya aku menginjakkan kaki juga di Palembang.

Kesan pertama untuk kota Palembang adalah, ngga ada bedanya dengan kota-kota lain yang ada di Pulau Jawa.  Hanya saja ini ada di Pulau Sumatera. Kotanya besar dan jalan-jalannya juga lebar. Tapi keadaan lalulintasnya tidak semacet di Jakarta ataupun Bandung. Bangunan di sana juga tidak terlalu tinggi, standard saja, malah lebih nikmat di pandang. Tingkat polusi juga lebih rendah di banding Jakarta.

Setelah selesai dengan pekerjaan, aku mnyempatkan diri untuk jalan-jalan ke Jembatan Ampera dan makan di restoran River Side, tentu dengan menu pindang patinnya yang terkenal.

Kalau mau jalan-jalan di sekitar Jembatan Ampera, pilihlah waktu malam hari, karena pemandangannya akan lebih indah dengan lampu-lampu di jembatan Ampera.

Setelah puas jalan-jalan, aku pergi ke pusat batik Palembang, membeli beberapa ptong kain batik dan juga kaos kas Palembang. Kalau Bali punya Joger, Jogja punya Dagadu, maka Palembang punya Nyes-nyes.

Dan jangan lupa kalau ke Palembang, beli mpek-mpek! Ada beberapa jenis mpek-mpek yang cukup terkenal di Palembang. Di antaranya Pak Raden dan Vico. Tapi menurut salah seorang teman, yang paling enak itu mpek-mpek Vico. Yang membedakan rasa mpek-mpek adalah dari cuka nya. Secara umum rasa mpek-mpek itu sama. Tapi yang lebih bikin beda lagi adalah, kita makan di kota asalnya! Soalnya setelah makan di Jakarta rasanya lebih nikmat makan di Palembang.

Ga lupa aku bawa juga beberapa paket mpek-mpek untuk budhe dan temen-temen di ruangan, juga buat mak di kampung. Pas mak dapet kiriman dari Palembang, blio nelpon

Maknya : Mpek-mpek nya enak..
Akunya : Yo jelas enak, asli dari Palembang
Maknya : harganya berapa dih se kardus?
Akunya : &^%@$&*(
Maknya : HAH?! Kok mahal, tau gitu aku mau mentahnya aja he he he
Akunya : #bengong#

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s