Oh I love #twitter

Akhir-akhir ini sedang terkena syndrome malas untuk berhubungan dengan segala sesuatu yang berbau “maya” termasuk antara nge-blog, nge-journal, nge-fandom, nge-forum, bahkan buat nge-googling. Ya intinya sih malas buat online hehehe. Bahkan aku sempet merasa males buat buka laptop. Yang akhirnya memecahkan rekor hampir selama satu bulan lappie kesayangan nga di nyalain. Oh sungguh kasihan, oh sungguh aku bener-bener merasa bersalah.

Dalam waktu dua bulan itu ngga selamanya mati total sih, kadang aku nyalain kalau akhirnya aku harus ngerjain tugas atau ada temen yang minta file drama atau donlotan. Jadi intinya aku sungguh terpaksa nyalain lappie. Ada perasaan entah apa itu yang aku sendiri ngga bisa mendeskripsikannya, bahkan bentuknya pun aku tak mengerti.

Akhir-akhir ini pekerjaan di kantor luar biasa load nya, bisa dibilang ngga ada berhentinya. Sedangkan hari sabtu dan minggu aku selalu datang ke kelas menulis nya pak Sitok. Atau kalau sedang libur aku maen dan silaturahmi ke rumah saudara-saudara yang ada di Jakarta, Bekasi dan sekitarnya. Aku cukup bersyukur karena ternyata aku punya banyak sekali kesibukan. Jadi kalau di tanya, ngapain di Jakarta dari pada diem aja di kost, ayo sini maen ke Bandung. Oh tidak, bukannya aku nggak mau, hanya saja aku sendiri kadang tak punya waktu buat diriku sendiri. How sad…

Karena mengikuti kelas menulis, otomatis aku harus meluangkan waktu paling tidak dua jam untuk melatih diri dalam menulis dalam bentuk apapun. Yang penting nulis. Dan satu-satunya alat yang aku punya adalah lappie, seharusnya aku membukanya dan menuliskan beberapa kata atau beberapa baris kalimat dalam MS Word. Sementara aku masih sangat gugup kalau membuka lappie, menyalakannya atau bahkan sampai membuka-buka file yang ada didalamnya.

Temanku sempet bertanya, ada file apa di sana? Aku jawab, tidak ada file apa-apa. Isinya hanya keperluan kuliah, pekerjaan, drama, movie dan gambar-gambar. Aku tak punya file aneh-aneh dalam lappieku. Dan entah kenapa sampai sekarang aku belum bisa menjawab apa penyebab kegugupanku.

Syukurlah #twitter membantuku memecahkan persoalanku

Saat kita punya sebuah ide untuk menulis sebuah cerita, cepat-cepat kita tuangkan dalam bentuk draft. Selanjutnya kita bisa mengembangkannya dalam bentuk cerita kapanpun kita mau. Bisa sih kita bawa-bawa notes, trus saat kita tulis disana pas punya ide. Tapi kalau jaman sekarang bawa-bawa notes akan tampak sangat jadul bukan? Ngga ada yang nglarang juga sih, cuman jadinya ngga praktis aja. Coba kalau tiba-tiba si polpen ilang atau tu notes nyelip entah kemana. Ribet kan?

Satu-satunya cara adalah dengan melakukan posting pada #twitter. Nah inilah kenapa #twitter diciptakan (hipotesanya ohisa) #twitter adalah bentuk lain dari blogging, hanya saja bentukya mini. Makanya sering di sebut dengan mikroblogging. Bukan begitu?

Untuk mengakses #twitter dimana saja dan kapan saja, paling tidak kita harus punya BB atau HP yang punya browser atau punya aplikasi #twitter atau apapun yang sejenisnya. Nah aku, mana punya BB? HP ada sih, tapi cukup mahal juga kalau setiap saat browsing #twitter. Bisa jebol juga jatah internetan.

Ternyata #twitter punya layanan lewat SMS. Wah senangnya aku. Layanan ini bisa digunakan untuk mengirimkan twitt, menerima mention, menerima DM, melihat twitt follower dan following people nya. Caranya cukup mudah, tinggal aktifkan saja layanan yang ada di halaman profile #twitter. Lantas register ke 89887 dengan biaya mingguan 1500. Dengan biaya 1500 seminggu aku puas bisa ngetwit apapun juga, bisa ngecek mention kapan aja dan membalas mention juga DM. Aku juga tak perlu membawa notes kemana saja, atau takut ide nya lenyap secepat asap.

Sebagai contoh saja, lakukan dengan format seperti ini

Kirim twitt : Ketik sms sepanjang 140 karakter dan kemudian — > kirim ke 89887

Membalas mention :@followers_id pesan yang akan di kirimkan –> kirim ke 89887

Membalas DM : D @followers_id pesan yang akan di kirimkan –> kirim ke 89887

Membaca twitt : GET @followers_id

ingin mencoba?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s