Why man can’t do multitasking?

Entry kedua hari ini. Alasan klasik karena pekerjaan sudah selesai

Untungnya blog baruku ini yang tahu baru sedikit, jadi aku bisa bebas ngomongin siapa saja tanpa harus takut ketahuan dan dikejar-kejar pertanyaan tentang apa yang aku tulis dan kenapa mesti begitu. Well ini adalah salah satu kenikmatan ber-rambling ria di dunia maya (red: ngeblog) di awal-awal belum terkenal. Kalau sudah terkenal tulisan yang tertulis harus melewati tahap macem-macem sebelum memicu ketidaksukaan pihak pembaca.

Kalau hal itu tidak bisa dilewati, Selamat! Popularitas Anda sebagai blogger dengan sopan santun yang katanya sesuai dengan UU ITE berakhir sudah, dan siap-siaplah untuk dilaporkan pada pihak yang berwajib karena pencemaran nama baik.

Pembicaraan sudah mulai keluar dari konteks, anyway

Beberapa waktu yang lalu aku sering ngobrol macem-macem sama beberapa temen lewat chit-chat tentang “Why man can’t do multitasking”. Ah kenapa ya? Aku juga ga tau kenapa, kadang kita-kita ini yang jadi korbannya, saat si man lagi sibuk dengan pekerjaanya, seolah-olah hidupnya itu hanyalah dia dan pekerjaannya. Yang lain ngantri!

Jawaban singkat daripertanyaan diatas adalah seperti ini.

Tapi mungkin itu adalah sifat bawaan kaum Adam, pengaruh dari bawaan genetika yang berada dalam kromoson cowok. Jadi saatnya mengerti kenapa mereka nggak bisa melakukan multitasking seperti yang kaum perempuan lakukan. Dan mungkin mereka pun bertanya-tanya kenapa kadang kita menjadi sangat sangat annoying heheh

 

One thought on “Why man can’t do multitasking?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s